Parenting Corner

Moms, Yuk, Kenali Metode Operasi ERACS!

05 January 2023

Operasi caesar atau C-Section adalah salah satu proses persalinan yang dapat dipilih, terutama bila ada kondisi kesehatan tertentu. Tetapi melahirkan melalui operasi caesar juga memiliki kekurangan, yakni proses pemulihan ibu lebih lama jika dibandingkan dengan persalinan per vaginam. Beruntung, berkat kemajuan di bidang medis, saat ini ada metode operasi caesar yang memungkinkan proses pemulihan lebih cepat. Metode yang dimaksud adalah operasi caesar ERACS.

Apa itu operasi caesar metode ERACS? Adakah perbedaan dengan caesar atau C-Section biasa? Yuk, kita simak ulasannya, Moms!

Mengenal Operasi Caesar dengan Metode ERACS

ERACS adalah singkatan dari Enhanced Recovery After Caesarean Surgery, yang berarti pemulihan yang dipercepat usai operasi caesar. Metode ini digunakan untuk mempercepat proses penyembuhan pasien bedah caesar. Metode ERACS meningkatkan kontrol nyeri dan mengurangi mual muntah pasca operasi sehingga pasien dapat pulih lebih cepat dan tidak perlu perawatan di rumah sakit lebih lama. Penerapan metode ERACS telah dilakukan sejak tahun 2018. Tujuan operasi caesar metode ERACS adalah mempercepat proses pemulihan dengan mengoptimalkan kesehatan ibu sebelum, selama, dan setelah menjalani operasi caesar. Sehingga ibu lebih cepat pulih dan bisa segera fokus merawat bayinya.

Perbedaan Operasi Caesar ERACS dan Konvensional

Ada beberapa perbedaan antara operasi caesar konvensional dengan yang menggunakan metode ERACS. Perbedaan tersebut meliputi:

Waktu puasa lebih singkat

Pada caesar konvensional, ibu hamil diwajibkan berpuasa total selama 8 jam sebelum operasi. Sedangkan pada persalinan dengan metode ERACS, ibu hamil masih boleh makan makanan ringan hingga 6 jam sebelum operasi dan minum hingga 2 jam sebelum operasi.

Pemberian obat pereda nyeri

Metode ERACS efektif meminimalkan rasa sakit pasca operasi karena pasien diberi obat anti-inflamasi nonsteroid dan pereda nyeri non-opioid secara terjadwal. Selain itu, pemberian obat anti nyeri dilakukan langsung pada tulang belakang saat operasi dan penyuntikan anestesi menggunakan jarum spinal berukuran lebih kecil.

Penanganan pasca operasi

Tindakan pasca operasi caesar ERACS yakni menghentikan pemberian cairan infus lebih awal dan melepas kateter urine lebih cepat. Pasien juga dapat segera mengonsumsi makanan dan minuman.

Luka bekas operasi lebih cepat pulih

Pada persalinan metode ERACS pembedahan dilakukan dengan pisau bedah yang lebih kecil dan sangat tajam sehingga dapat meminimalkan kerusakan jaringan dan trauma pada kulit.

Kelebihan Metode ERACS

Berdasarkan ulasan di atas maka dapat disimpulkan beberapa keuntungan metode ERACS sebagai berikut:

Nyeri pasca operasi minimal

Penatalaksanaan nyeri pasca operasi dengan metode ERACS menggunakan metode dan rekomendasi terbaru. Nyeri yang minimal pasca operasi memungkinkan ibu untuk beraktivitas normal segera setelah operasi.

Efek samping dan komplikasi pasca operasi lebih kecil

Penanganan nyeri pasca operasi dalam metode ERACS bisa menghindari efek samping akibat penggunaan obat penghilang sakit. Mobilisasi yang cepat juga mengurangi risiko infeksi luka operasi.

Proses pemulihan lebih cepat

Dengan metode ERACS, dalam 1-2 jam pasca operasi pasien sudah bisa duduk, kurang dari 6 jam setelah operasi dapat ke kamar mandi sendiri, dan maksimal 48 jam pasca operasi sudah diizinkan pulang.

Meningkatkan ikatan ibu dan bayi

Berkat proses pemulihan yang lebih cepat, ibu dapat melakukan proses inisiasi menyusui dini (IMD) yang akan meningkatkan bonding antara ibu dan bayi.

Baca Juga: Jenis Vitamin yang Baik dalam Susu Anak 1 Tahun

Kekurangan Metode ERACS

Meski memiliki banyak kelebihan dibandingkan operasi caesar konvensional, namun penerapan metode ERACS juga ada kekurangan. Kelemahan yang utama adalah biaya operasi ERACS dapat mencapai puluhan juta rupiah. Hal ini lantaran operasi ERACS membutuhkan obat nyeri dan peralatan yang lebih mahal.

Selain itu, operasi caesar metode ERACS tidak bisa dilakukan untuk ibu hamil dengan kondisi tertentu, seperti preeklamsia, tekanan darah tidak terkontrol, risiko kejang, dan gangguan kecemasan tinggi. Hal itu demi menjamin keselamatan ibu dan bayi. Setelah bayi lahir, penting untuk selalu menjaga asupan nutrisinya. Berikan ASI eksklusif hingga bayi berusia genap enam bulan, diikuti dengan pemberian makanan pendamping ASI yang aman dan tepat.

Demikian Moms, ulasan tentang operasi caesar ERACS atau C-Section. Ingat ya Moms, metode apa pun yang dipilih yang terpenting adalah kesehatan serta keselamatan ibu dan anak.

 


Sources

Metode ERACS: Operasi Sesar Minim Rasa Sakit dan Pemulihan Lebih Cepat - Mayapada Hospital. Retrieved on December 9, 2022 from https://mayapadahospital.com/news/metode-eracs-operasi-sesar-minim-rasa-sakit-dan-pemulihan-lebih-cepat 

Mengenal Operasi ERACS - Kementerian Kesehatan RI. Retrieved on December 9, 2022 from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/186/mengenal-operasi-eracs 

Kenali Metode dan Kelebihan Persalinan ERACS - RS Hermina. Retrieved on December 9, 2022 from https://herminahospitals.com/id/articles/kenali-metode-dan-kelebihan-persalinan-eracs.html 

Mengenal Operasi ERACS - Kementerian Kesehatan RI. Retrieved on December 9, 2022 from https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/186/mengenal-operasi-eracs




Bagikan : Facebook WhatsApp