Gambar 4 Mengonsumsi Gula Sehat Bagi Si Kecil

Tips Mengkonsumsi Gula yang Sehat bagi Si Kecil

Tahukah, Happy Moms? Meski sering dianggap kurang baik bagi kesehatan, Si Kecil tetap diperbolehkan mengonsumsi gula, lho. Namun, tak semua jenis gula sama. Secara umum, ada dua jenis gula, yaitu gula alami dan gula tambahan. Gula alami adalah gula yang secara alami terdapat di dalam bahan makanan. Contoh gula alami adalah glukosa pada umbi-umbian, fruktosa pada buah-buahan, dan laktosa pada susu. Sementara itu, gula tambahan adalah gula yang ditambahkan pada proses pengolahan makanan atau minuman.2 Salah satu jenis gula tambahan yang biasa digunakan adalah sukrosa atau gula pasir. Moms bisa membantu Si Kecil untuk mengonsumsi gula dengan cara yang sehat dengan menerapkan beberapa tips berikut:

 

  • Biasakan membaca label komposisi dan informasi gizi pada kemasan produk.

Saat membeli makanan atau minuman kemasan, Moms bisa mengetahui ada tidaknya gula tambahan dengan membaca label komposisinya. Produk yang mengandung gula tambahan, pada komposisinya tercantum salah satu atau beberapa sebutan seperti sirup (misalnya sirup jagung), bahan dengan akhiran osa (misalnya sukrosa), atau madu. Selain melihat label komposisi, Moms juga bisa mengetahui jumlah gula tambahan pada produk dengan membaca label informasi gizi. Jangan sampai Moms memberikan Si Kecil gula tambahan lebih dari 10% total energi harian atau setara dengan 33-35 g (3 sendok makan) gula per hari bagi anak usia 1-5 tahun karena ini adalah batas yang direkomendasikan WHO. 

 

  • Berikan alternatif makanan dan minuman manis yang lebih sehat.

Menurut penelitian, Si Kecil secara naluriah memang lebih menyukai makanan dan minuman manis. Namun, ia masih belum bisa memilih mana makanan dan minuman manis yang lebih sehat. Oleh karena itu, Happy Parents bisa membantunya belajar memilih dengan cara menyediakan dua jenis makanan manis yang sehat. Misalnya memberinya alternatif puding buah atau puding susu sebagai cemilan. Dengan begitu, Si Kecil dapat belajar memilih sendiri makanan manis sehat sesuai kesukaannya.

 

  • Ajak Si Kecil untuk terbiasa mengonsumsi makanan dan minuman dengan gula alami.

Studi menunjukkan sensitivitas indera pengecap terhadap rasa manis bisa menurun seiring meningkatnya konsumsi gula tambahan. Akibatnya, bisa saja Si Kecil merasa suatu makanan kurang manis padahal padahal kandungan gulanya sangat tinggi. Ketidaksadaran ini dapat membuat Si Kecil mengonsumsi gula tambahan secara berlebihan. Untuk itu, kenalkan Si Kecil dengan rasa manis alami dengan cara membiasakannya mengkonsumsi makanan dan minuman dengan gula alami seperti umbi-umbian, sayuran umbi, buah-buahan, dan susu. Laktosa merupakan salah satu gula alami yang terkandung pada susu. Selain memberikan rasa manis alami, laktosa juga membantu mengoptimalkan kesehatan pencernaan Si Kecil sekaligus mengurangi risiko ia mengalami karies gigi dan kelebihan berat badan.