Cara Memantau Berat Badan Anak Usia 1-3 Tahun

Berat badan anak
Caption
Article Title
Body

 

Melihat anak berbadan gemuk, mungkin bisa membuat Moms jadi gemas, ya. Tapi sayangnya, tubuh gemuk bukan jaminan bahwa Si Kecil tumbuh sehat, lho. Sebab, hal ini dapat memperbesar risiko gangguan kesehatan di usia muda, seperti diabetes, asma, dan stroke. Menurut studi dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, 70% penyebab obesitas berasal dari faktor kebiasaan dan lingkungan, sementara 10-30% disebabkan oleh faktor genetik. Moms tentu tidak ingin Si Kecil mengalami obesitas, ‘kan? Oleh sebab itu, mulai sekarang Moms perlu memantau berat badan Si Kecil secara berkala, agar dapat mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak dengan maksimal.

 

Lalu, berapa berat badan ideal anak usia 1-3 tahun? Bagaimana cara memastikan apakah Si Kecil sudah memiliki berat badan ideal? Jawabannya bisa Moms dapatkan di artikel ini. Simak terus info selengkapnya di bawah ini ya, Moms.

  • Usia 1 Tahun

Saat memasuki usia 1 tahun, biasanya berat badan Si Kecil bertambah tiga kali lipat dari berat badannya saat lahir. Berdasarkan standar berat badan menurut umur dari Kementerian Kesehatan RI, berat ideal anak laki-laki usia 1 tahun adalah sekitar 9,6 kg, sementara berat badal ideal anak perempuan adalah sekitar 8,9 kg.

  • Usia 2 Tahun

Berapa berat badan ideal anak usia 2 tahun? Sesuai standar berat badan menurut umur yang dipublikasikan oleh Kementerian Kesehatan RI, berat badan ideal anak laki-laki adalah sekitar 12,2 kg dan berat badan ideal anak perempuan sekitar 11,5 kg.

  • Usia 3 Tahun

Saat Si Kecil sudah menginjak usia 3 tahun, berat badan yang ideal berdasarkan standar berat badan menurut umur Kementerian Kesehatan RI adalah sekitar 14,3kg untuk anak laki-laki, dan 13,9kg untuk anak perempuan.

 

Cara Mengukur Berat Badan Ideal Anak 

Untuk memastikan apakah berat badan Si Kecil sudah ideal, tiap bulannya Moms disarankan melakukan pengukuran berat dan tinggi badan anak menggunakan kurva pertumbuhan di KMS (Kartu Menuju Sehat). Moms bisa mengukurnya di Posyandu, klinik khusus anak, atau di rumah. Jika hasil penimbangan tiap bulan mengikuti garis pertumbuhan, artinya kenaikan berat badan anak berjalan dengan normal, Moms.

 

Selain menggunakan kurva pertumbuhan KMS, Moms juga bisa mengecek apakah anak mengalami kegemukan dengan menghitung Indeks Masa Tubuh (IMT) menurut umur Si Kecil. Caranya, hitung menggunakan rumus ini:

IMT = berat badan (kg)/tinggi badan2 (meter)

Dari angka tersebut kemudian dibandingkan dengan standar dari Kementerian Kesehatan RI.

  • IMT Ideal Menurut Umur untuk Anak Laki-laki

1 tahun: 14,4-19,8

2 tahun: 13,6-18,5

3 tahun: 13,4-18,4

  • IMT Ideal Menurut Umur untuk Anak Perempuan

1 tahun: 13,8-19,6

2 tahun: 13,1-18,4

3 tahun: 13,1-18,4

 

Kalau angka IMT menurut umur Si Kecil ternyata berada di atas angka IMT ideal, berarti ia mengalami kegemukan. Namun, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, tentunya Moms bisa langsung berkonsultasi dengan dokter atau tenaga kesehatan.

 

Tidak begitu sulit ‘kan Moms, mengukur berat badan ideal anak? Sambil memantau berat badannya, pastikan juga Si Kecil mendapatkan asupan nutrisi yang cukup dari makanan bergizi dan susu Nestlé LACTOGROW 3 HappyNutri. Dilengkapi dengan Lactobacillus reuteri untuk membantu menjaga kesehatan saluran cerna si kecil.

 

Sekarang Moms sudah tahu ‘kan, anak yang gemuk tak selamanya membuktikan bahwa ia adalah anak yang sehat. Maka dari itu, terus pantau berat badan Si Kecil agar ia bisa tumbuh sehat, aktif, dan ceria.  Yuk dukung pertumbuhan dan perkembangan anak, keceriannya hari ini adalah awal tumbuh bahagianya nanti. Grow Happy!